Pentingnya CV yang Baik dan Benar
Friday, October 25, 2019
Edit
Sumber : Google |
Pentingnya CV yang baik dan benar supaya efektif dan menarik hati rektuter atau user di sebuah perusahaan.
Maka dari itu ayo kita bahas TIPS MEMBUAT CV yang baik
dan benar!
Banyak jobseeker diluar sana yang punya kemampuan
(mungkin siap kerja) tapi tidak dipanggil interview karena CV yang nggak
lengkap.
Ada juga yang pernah nanya, haruskah dikasih kesempatan
dong interview dulu siapa tau kan bagus dan cocok. Sayangnya, yang ngirim CV ga Cuma 1-2 orang kak, gimanan
mau dipanggil akalu ada 10 CV yang lebih oke dari kita?
Pasti yang diutamain adalah mereka yang mempunyai CV menarik buat
dikenal lebih jauh.
Ibarat ngundang orang ke rumah kita buat main, pasti kita
maunya orang yang emang cocok dong sama kita, kita ajak ke rumah ngabisin waktu
bareng kita. Sama kayak rekruter, kalau dari CV udah merasa ga cocok, gak akan
diundang ke kantornya.]
Nah, maka dari itu perlu banget sebagai jobseeker yang
budiman mempersiapkan CV terbaik untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
✔ Pinter dan bisa kerja sebenernya
✔ Attitude dan karakter oke
X CV yang baik dan benar
Yah sama aja gak akan bisa diliat tuh yang poin
bercentang.
CV yang baik setidaknya terdiri dari poin-poin berikut:
contoh cv yang baik dan benar |
1.
Data personal (Nama lengkap, email,
alamat, No. Tlp.).
1.2.Data personal yang benar
a.
Heading: tidak perlu menuliskan
Curiculum Vitae atau CV karena dapat dimengerti bahwa dokumen itu adalah sebuah
CV.
b.
Email: harus professional (misal: nama
depan dan nama belakang)
c.
Alamat: seharusnya tidak memakan banyak
ruang
2.
Rangkuman profil pribadi.
2.2.Data personal yang benar
a.
Singkat dan padat!
200 karakter sudah lebih dar cukup. Perekrut akan membaca profil kandidat
secara singkat dan tidak membaca sepenuhnya. Gambarkan diri anda sebaik mungkin
dalam kalimat yang padat dan jelas.
b.
Selalu gunakan sudut pandang orang pertama
saat menulis tentang diri anda.
Jangan memperkenalkan diri anda dari sudut pandang orang ketiga.
Menggunakan kata “saya” (sudut pandang orang pertama) membuat anda terasa lebih
personal dan lebih mudah didekati.
c.
Soroti spesialisasi anda dengan menambahkannya
sebagai kata kunci.
Salah satu trik tercepat untuk mengoptimalkan profil anda adalah dengan
menambahkan kata kunci di dalam professional summary anda. Kata kunci yang anda
tambahakan adalah poin-poin yang dicari oleh perusahaan. Hal ini tidak hanya
akan menunjukkan bahwa anda memiliki keahlian yang sesuai dengan pekerjaan.
Anda juga dapat membantu rekruter untuk mengenali diri anda dengan cepat.
3.
Pendidikan (masukkan data terbaru atau
yang paling sesuai dengan kualifikasi pekerjaan).
3.2.Penulisan pendidikan
a.
ini ditulisa secara kronologis, yaitu:
dimulai dari yang terbaru. Hapus informasi pendidikan yang tidak relevan atau
sudah terlalu lama (misal SMP atau SD)
b.
Perdalam informasi terkait pendidikan
penting (misal: gelar sarjana) dan tunjukkan nilai.
4.
Pengalaman kerja (untuk freshgrad: Kerja
praktik atau program Sukarela yang terkait dengan pekerjaan).
4.2.Penulisan pengalaman kerja, terdapat
point penting:
a.
Sertakan detail tugas utama yang
dilakukan saat kerja.
b.
Urutkan dari yang terbaru hingga
pengalaman terlama.
5.
Kemampuan dan Minat (berkaitan dengan
pekerjaan)
5.2.Penulisan skill yang benar, terdapat
point penting:
a.
Tulis skill yang betul-betul kita kuasai
– karena kalau lebay atau bohong akan ketahuan juga di sesi wawancara.
6.
Nah yang terakhir.. JANGAN SAMPAI
KESALAHAN ini ada di CV kita!
6.2.Penulisan skill yang benar, terdapat
point penting:
a.
Kesalahan pengejaan grammar. Kalau
kalian nulis CV di bahasa Inggris coba bantu di cek sama grammarly.com.
b.
Hati-hati hindari menggunakan kata-kata
kilse, misalnya “bisa melakukan apa saja (can do attitude)” atau “team player”
TANPA membuktikan fakta atau contoh.
c.
Tidak menyesuaikan konten CV dengan
perusahaan yang dilamar. Contoh: lamar sebagai digital Strategi tapi di bagian
skill tidak menyebutkan kemampuan menggunakan tools seperti Google Analytics,
dll.
d.
Terlalu Panjaaaaaaaaaaaaaaang. CV
bukanlah cerpen! Sebagaian besar perusahaan ga akan baca CV setelah halaman
kedua, jadi pastikan CV dikemas dengan singkat, padat, dan jelas.
e.
Menggunakan font yang sulit dibaca dan
layout CV yang tidak rapi. Ga punya kemampuan design bingung yang enak dibaca
itu gimana? Gampang, coba pakai template di canva.com disana ada banyak
template dan kalian bisa pilih bagian resume. Tersedia banyak template
sederhana dan clean yang bisa kalian pakai.
f. Terlalu banyak chart dan graph!
Yang sudah siap dengan CV nya yang baik dan benar
langsung aja ayo cari lowongan kerja!
Semoga bermanfaat!
Sumber : kalibrrID